Selangkah saja kau mendekat
Akan kubalas dengan pantas
Satu untuk sejuta
Dua untuk berjuta-juta
Tak ada alasan lain
Karena aku cinta!
Karena aku cinta!
Kumohon,
Lihatlah kedua lingkaran mata
Tanpa harus aku berkata
Karena aku cinta!
Kumohon, bacalah ingin
Tanpa menunggu menjadi cermin
Karena aku cinta
Tapi kau tiada pernah merasa
Cicik Tri Jayanti
Dikutip dari STORY TEENLIT MAGAZINE - EDISI 32 / Th.III / 25 Maret 2012 - 24 April 2012
Sunday, February 17, 2013
Thursday, February 14, 2013
Puisi-puisi Pratiwi Setyaningrum
Pratiwi Setyaningrum, saat ini sedang mempersiapkan buku puisinya setelah banyak puisinya dibukukan dalam buku antologi bersama, antara lain ; Antologi Pusi 10 Penyair Perempuan Facebook Merah Yang Meremah (2009), Antologi Puisi Para Penyair Tiga Negara untuk buku Padang 7,6 Scala Richter (2009), dan Antologi Puisi 9 Penyair Perempuan Indonesia Perempuan Dalam Sajak (2010). Satu puisi panjangnya masuk dalam Buku Kahlil Gibran di Indonesia (2011), dan terakhir beberapa Haikunya masuk dalam Buku Antologi 500 Haiku Danau Angsa (2011).
Berikut sedikit dari puisi yang saya kutip dari STORY TEENLIT MAGAZINE EDISI 25 / Th.III / 25 AGUSTUS - 24 SEPTEMBER 2011 :
Sepi yang SempurnaAda tubuh terkoyakDi detak dada mendesakini sepi begitu sempurnaHmmMuncul bayang senyummuBuram genapkan malam
Kalideres, 7 Agustus 2011
Di Kala Kurasakan Bumi Begitu Dekat dan Langit Begitu Besar
Sesaat lelah mata memandang ke arah mata angin yang penuh syak dan wasangka, aku tergugu
Betapa saat tundukkan kepala menatap bumi, terasa begitu dekat aku dengan mati
Sedangkan bila kudongakkan kepala menatap ke luasnya langit, ternyata sangat kecil tak berartinya diri ini
Aku
Malu
Kalideres, 22 Oktober 2009
Wednesday, February 13, 2013
Tahu Gak Sih Darimana Asal Budaya Valentine
Tanpa terasa tahun 2013 sudah memasuki bulan yang kedua, yaitu bulan
Februari. Seperti yang kita ketahui, bahwa sebagian besar penduduk bumi
ini berpendapat kalau bulan Februari adalah bulan yang penuh kasih
sayang. Ya, kita lebih mengenalnya dengan hari Valentine yang jatuh pada
tanggal 14 Februari. Di bumi ini, ada banyak sekali orang yang turut
merayakan hari tersebut, terutama dari kalangan remaja di dunia. Tanpa
terkecuali di Negara kita, bahkan tidak sedikit pula remaja di Indonesia
yang merayakan hari itu.
Mungkin selama ini kita kerap kali merayakan hari Valentine tanpa mengetahui darimana datangnya tradisi tersebut dan apa makna yang sesungguhnya. Yang kita selama ini kita tahu dari hari Valentine hanyalah hari yang penih kasih sayang dan juga hari dimana ketika orang saling bertukar Kado atau sekedar memberikan Cokelat. Bahkan ada juga yang beranggapan bahwa hari Valentine adalah hari yang dominan dalam mencari pasangan ataupun sekedar berkencan mesra dengan pasangan.
Oleh karena itu saya mencoba untuk menguak asal-usul sejarah Perayaan Hari Valentine, dengan harapan supaya kita semua bisa lebih cerdas dalam merayakan suatu acara. Bukan hanya sekedar ikut-ikutan, tanpa mengetahui arti penting dari tradisi perayaan hari tersebut. Berikut adalah beberapa penggal riwayat atau sejarah Valentine yang mungkin dapat membantu kita dalam mengenal asal-muasal perayaan hari tersebut.
Mungkin selama ini kita kerap kali merayakan hari Valentine tanpa mengetahui darimana datangnya tradisi tersebut dan apa makna yang sesungguhnya. Yang kita selama ini kita tahu dari hari Valentine hanyalah hari yang penih kasih sayang dan juga hari dimana ketika orang saling bertukar Kado atau sekedar memberikan Cokelat. Bahkan ada juga yang beranggapan bahwa hari Valentine adalah hari yang dominan dalam mencari pasangan ataupun sekedar berkencan mesra dengan pasangan.
Oleh karena itu saya mencoba untuk menguak asal-usul sejarah Perayaan Hari Valentine, dengan harapan supaya kita semua bisa lebih cerdas dalam merayakan suatu acara. Bukan hanya sekedar ikut-ikutan, tanpa mengetahui arti penting dari tradisi perayaan hari tersebut. Berikut adalah beberapa penggal riwayat atau sejarah Valentine yang mungkin dapat membantu kita dalam mengenal asal-muasal perayaan hari tersebut.
Sejarah Yang Pertama
Valentine adalah nama dari seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-III. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal sangat kejam. Ya, Valentine sangat membenci Kaisar tersebut. Claudius sangat berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya. Namun sayangnya keinginan ini kurang mendapat dukungan, dikarenakan pada saat itu kaum pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya, hal ini membuat Claudius marah besar. Dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.
Saat itu Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, maka dengan senang hati mereka akan bergabung dengan militer. Lalu disaat itu juga Claudius melarang adanya pernikahan, dengan harapan pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Namun lagi-lagi usaha keji Claudius digagalkan oleh St. Valentine, saat itu Valentine menolak untuk melaksanakan aksi gila sang Kaisar. Tanpa rasa takut Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun ritual ini dilakukan secara rahasia. Akan tetapi Claudius mencium adanya suatu pembrontakan dan sang Kaisar pun langsung memberikan peringatan keras terhadap Valentine. Namun lagi-lagi usaha sang Kaisar tidak membuahkan hasil, St. Valentine sama sekali tidak menggubris peringatan tersebut dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi oleh cahaya lilin.
Sampai pada suatu malam, Valentine tertangkap basah oleh sang Kaisar ketika dia tengah memberkati salah satu pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Saat itu Claudius benar-benar sangat murka terhadap Valentine. Lalu sang Kaisar memerintahkan salah seorang prajuritnya untuk menangkap Valentine, namun pasangan yang tengah diberkati tersebut berhasil lolos dan melarikan diri. Hingga pada akhirnya Valentine dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan cara dipenggal kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang, St. Valentine malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan.
Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentine. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar alias benul eh betul. Pada hari saat ia dipenggal alias dipancung kepalanya, yakni tanggal 14 Februari gak tahu tahun berapa, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis putri sipir penjara tadi, ia menuliskan Dengan Cinta dari Valentinemu. Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.
Sejarah Valentine Yang Kedua
Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, yang dimana dipercayai bahwa tanggal 14 Februari adalah hari dimana ketika burung sedang bermusim mencari pasangan untuk kimpoi. Kepercayaan ini ditulis pada karya sastrawan Inggris Pertengahan bernama Geoffrey Chaucer. Didalam ceritanya, Ia menulis sebuah kalimat "Parlement of Foules" (Percakapan Burung-Burung) yang didalamnya terkandung kalimat " For this was sent on Seynt Valentyne’s day " (Bahwa inilah dikirim pada hari Santo Valentinus). Whan every foul cometh ther to choose his mate (Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya).
Di zaman tersebut, saling bertukaran catatan pada hari valentine dan memanggil pasangan Valentine mereka adalah suatu hal yang lazim bagi mereka yang saling mencintai. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi naskah British Library di London, yang kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai Santo Valentinus diciptakan pada zaman sekarang ini. Dan beberapa di antaranya bercerita bahwa sore hari sebelum Santo Valentinus bertemu dengan ajalnya sebagai seorang yang martir (mati syahid), ia telah menuliskan sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis "Dari Valentinusmu". Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, Santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka diam-diam.
Sejarah Valentine Yang Ketiga
Menurut Tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion. Bulan Gamelion adalah bulan yang dimana pada saat itu berlangsungnya pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera. Pada zaman Romawi kuno, tanggal 15 Februari adalah tanggal yang dikenal sebagai hari raya Lupercalia. Sebuah perayaan Lupercus, Dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Perayaan tersebut bertujuan sebagai ritual penyucian, yang dimana para Pendeta Lupercus akan mempersembahkan korban sembelihan kambing kepada Dewa. Setelah meminum anggur, mereka akan berlari-lari disekitar jalanan kota Roma sambil membawa potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai dijalan. Sebagian ahli sejarah mengatakan ini sebagai salah satu sebab cikal bakal Hari Valentine.
Kurang lebih seperti itulah gambaran dari sepenggal sejarah kecil mengenai asal-muasal dan makna dari tradisi tentang perayaan Hari Valentine. Semoga dari keterangan diatas, dapat membantu kita didalam mengetahui makna yang terkandung pada perayaan Hari Valentine. Sekian dari saya dan kurang lebihnya mohon maaf, semoga bermanfaat.
Sumber: http://forum.kompas.com/teras/66347-asal-muasal-perayaan-hari-valentine.html
Monday, February 11, 2013
Orang Yang Mau Belajar Akan Menjadi Semakin Bodoh
"Orang yang mau belajar akan menjadi semakin bodoh." Lho? Kok gitu??
Yah begitulah yang dikatakan dosenku, Bpk. Ali Basyah, ST., saat di CC-IT PENS-ITS. Menurut beliau, orang yang mau untuk belajar malah akan merasa dirinya semakin bodoh, karena dia akan semakin tahu masih banyak hal diluar sana yang belum kita ketahui. Nah, keren kan? :)
Orang yang masih tetap giat belajar saja merasa dirinya bodoh, apalagi yang malas untuk belajar? Eitz!! Tapi luar biasanya orang yang malas untuk belajar itu karena merasa dirinya udah pinter banget lho... Apalagi ditambah sifatnya yang sok tahu. Bheee... kelaut aja deh... ^_^v
Sedikit cerita nih, waktu dibangku kuliah, aku ngerasa aku yang paling tua diantara teman-temanku. Yah walaupun cuman selisih 2 tahunan rata-rata usiaku dengan mereka. Sampai ada yang nanya ke aku, "Mas, masih semangat aja ya belajarnya? Gak capek apa? Kan kerja juga?" Lalu aku jawab aja sekenanya, "Ngapain capek? Belajar kan nggak mengenal usia. Asal kita ada kemauan keras aja. Aku rasa itu modal hidup yang utama."
Nah... waktu wisuda nih, kan semua CC-IT dari Provinsi Jawa Timur berkumpul semua di Graha Sepuluh Nopember. Aku sempat terkejut melihat teman-teman dari CC-IT kota lain. Nggak sedikit dari mereka yang umurnya bisa dibilang "udah tua". Malah ada yang sudah 38 tahun lho...
Iseng nih aku ngobrol sama Frans (bukan nama sebenarnya). "Pak masih semangat ya kelihatannya?" Lalu Frans menjawabnya, "Iya Mas, lha wong saya ini masih merasa bodoh banget. Nggak tau kapan pinternya, sampai tua gini."
Oke, sesuai judul, itulah garis besarnya. Maka jangan pernah malas untuk belajar. Wong malas kok dipelihara!!
Yah begitulah yang dikatakan dosenku, Bpk. Ali Basyah, ST., saat di CC-IT PENS-ITS. Menurut beliau, orang yang mau untuk belajar malah akan merasa dirinya semakin bodoh, karena dia akan semakin tahu masih banyak hal diluar sana yang belum kita ketahui. Nah, keren kan? :)
Orang yang masih tetap giat belajar saja merasa dirinya bodoh, apalagi yang malas untuk belajar? Eitz!! Tapi luar biasanya orang yang malas untuk belajar itu karena merasa dirinya udah pinter banget lho... Apalagi ditambah sifatnya yang sok tahu. Bheee... kelaut aja deh... ^_^v
Sedikit cerita nih, waktu dibangku kuliah, aku ngerasa aku yang paling tua diantara teman-temanku. Yah walaupun cuman selisih 2 tahunan rata-rata usiaku dengan mereka. Sampai ada yang nanya ke aku, "Mas, masih semangat aja ya belajarnya? Gak capek apa? Kan kerja juga?" Lalu aku jawab aja sekenanya, "Ngapain capek? Belajar kan nggak mengenal usia. Asal kita ada kemauan keras aja. Aku rasa itu modal hidup yang utama."
Nah... waktu wisuda nih, kan semua CC-IT dari Provinsi Jawa Timur berkumpul semua di Graha Sepuluh Nopember. Aku sempat terkejut melihat teman-teman dari CC-IT kota lain. Nggak sedikit dari mereka yang umurnya bisa dibilang "udah tua". Malah ada yang sudah 38 tahun lho...
Iseng nih aku ngobrol sama Frans (bukan nama sebenarnya). "Pak masih semangat ya kelihatannya?" Lalu Frans menjawabnya, "Iya Mas, lha wong saya ini masih merasa bodoh banget. Nggak tau kapan pinternya, sampai tua gini."
Oke, sesuai judul, itulah garis besarnya. Maka jangan pernah malas untuk belajar. Wong malas kok dipelihara!!
Industri Rokok Menjeratmu Anak Muda
Mohon maaf bagi yang
nggak berkenan dengan artikel saya ini. Sekedar iseng aja (siapa tahu begitu
baca artikel ini kemudian berhenti merokok) daripada nggak ada kerjaan. Artikel
ini menurutku menarik karena bersifat membangun. Tema ini aku angkat setelah dapat
tugas ngetik dari Tabloid Sekolah Jurnal
Maja Tamansiswa. Okey, langsung aja ke materi!
Merokok
perlukah? Bukankah pada kemasan rokok sendiri sudah tertera bahwa “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan
jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan pada janin”, lalu kenapa masih
saja merokok?
![]() |
Bukan hanya itu saja,
seingat penulis waktu masih sekolah (penulis juga pernah sekolah lho... ^^),
dalam ajaran agama Islam, bahwa menyakiti diri sendiri itu hukumnya dosa dan
haram. Kalo merokok itu dapat membuat kita sakit, berarti sudah jelas kita
telah melakukan dosa. Lalu kenapa masih saja merokok?
Dalam hal ekonomi juga
demikian. Harga rokok juga nggak murah, apalagi orang yang sudah kecanduan
rokok, sehari atau bahkan dalam hitungan jam saja sudah menghabiskan rokok 1
cepet (bahasanya “cepet” apa ya?). Lha terus, habis berapa puluh ribu dalam
sehari hanya untuk kebutuhan merokok yang jelas-jelas merugikan itu? Kalo untuk
yang berduit sih nggak masalah. Tapi yang jadi masalah itu, 70 persen perokok
adalah orang miskin. Nah, padahal cari duit juga nggak gampang. Lalu kenapa
masih juga merokok?
Menurut data yang
terungkap dalam workshop Jurnalis Aksesi FCTC Penguatan Komunikasi dari Ancaman
Asap Rokok yang diselenggarakan oleh
Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat indonesia (IAKMI) (28/5), lebih dari sepuluh
orang meninggal diseluruh dunia per menit karena rokok. Artinya dalam sehari
ada 14.400 orang yang meninggal karena rokok. Rokok mengandung empat ribu bahan
kimiawi dan 60 diantaranya bisa menyebabkan penyakit kanker.
Bahaya merokok bukan
hanya ada pada si perokok aja, tapi asap rokok juga membahayakan orang-orang
disekitarnya. Karena, perokok pasif menghisap tiga kali lebih banyak kandungan
dari rokok. Nah, apa nggak kasian tuh sama orang-orang disekitar? Keluarga,
teman yang nggak ngrokok, ato pacar misalnya?
Kembali lagi pada
kemasan rokok yang bertuliskan bahaya merokok. Peringatan bahaya merokok itu
juga dari pemerintah kan? Tapi kenapa masih juga diijinkan adanya pabrik rokok
ato apalah itu. Harusnya larangan merokok sama halnya dengan larangan minuman
keras dan zat psikotropika lainnya.
“Kan rokok membantu
perekonomian negara karena merupakan penghasilan yang sangat besar?”, ada yang
bilang gitu juga. Nggak tahu dah harus jawab apa kalo uda mengeluarkan jurus
itu. Seolah-olah para perokok antusias dengan keadaan perekonomian negara.
Haha... lucu juga.
Denger-denger nih,
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengimbau lembaga penyiaran televisi dan radio
agar tidak menyiarkan iklan rokok pada 31 Mei 2011. Imbauan disampaikan oleh
KPI kepada asosiasi lembaga penyiaran. Nah, kalo berita yang seperti ini aku
suka, nih. Dan sodara-sodara yang pada nggak suka sama rokok pasti juga turut
bergembira. Tepuk tangan....
Satu pesan buat
sodara-sodara sebangsa dan setanah air, terutama bagi anak-anak muda, jangan
coba-coba merasakan menghisap rokok karena itu hanya akan merugikan diri kalian
sendiri dan juga orang lain. Dan untuk yang sudah terlanjur kecanduan merokok,
cobalah untuk pelan-pelan berhenti merokok. Di dunia ini nggak ada yang nggak
mungkin. Kalo kalian pada niat untuk berhenti merokok, aku yakin kalian pasti
bisa.
Marilah bangun
kesadaran diri akan bahaya merokok.
Salam damai dan bebas
asap rokok!
Subscribe to:
Comments (Atom)


