Pratiwi Setyaningrum, saat ini sedang mempersiapkan buku puisinya setelah banyak puisinya dibukukan dalam buku antologi bersama, antara lain ; Antologi Pusi 10 Penyair Perempuan Facebook Merah Yang Meremah (2009), Antologi Puisi Para Penyair Tiga Negara untuk buku Padang 7,6 Scala Richter (2009), dan Antologi Puisi 9 Penyair Perempuan Indonesia Perempuan Dalam Sajak (2010). Satu puisi panjangnya masuk dalam Buku Kahlil Gibran di Indonesia (2011), dan terakhir beberapa Haikunya masuk dalam Buku Antologi 500 Haiku Danau Angsa (2011).
Berikut sedikit dari puisi yang saya kutip dari STORY TEENLIT MAGAZINE EDISI 25 / Th.III / 25 AGUSTUS - 24 SEPTEMBER 2011 :
Sepi yang SempurnaAda tubuh terkoyakDi detak dada mendesakini sepi begitu sempurnaHmmMuncul bayang senyummuBuram genapkan malam
Kalideres, 7 Agustus 2011
Di Kala Kurasakan Bumi Begitu Dekat dan Langit Begitu Besar
Sesaat lelah mata memandang ke arah mata angin yang penuh syak dan wasangka, aku tergugu
Betapa saat tundukkan kepala menatap bumi, terasa begitu dekat aku dengan mati
Sedangkan bila kudongakkan kepala menatap ke luasnya langit, ternyata sangat kecil tak berartinya diri ini
Aku
Malu
Kalideres, 22 Oktober 2009
No comments:
Post a Comment