Hujan itu turun,
Menawarkan aroma tanah basah yang khas
Menciptakan hawa dingin yang menggelitik sum-sum
Memenuhi setiap rongga dengan genangan air
Aku benci hujan
Membuatku enggan beranjak dari tidur panjang
Membuatku hanya menopang dagu sepanjang hari
Dan membuatku hanya bisa menyeruput teh panas di beranda rumah
Namun, aku pun belajar mencintai hujan
Saat mampu menciptakan kelenggangan disetiap sudut jalan
Merenung sembari berteduh di emperan kios
Dan membangkitkan kenangan manis ditengah keheningan
Aku pun mencintai hujan
Saat ia berhasil memenjarakan diriku bersamamu
Menyajikan suasana yang entah bagaimana melaluinya
Dan akhirnya berlalu dengan gumaman panjang dan tatapan kosong
Akhirnya....
Aku pun sangat mencintai hujan
Saat membuatku terperangkap bersamamu
Di ruang kotak itu
Oleh Aulia Rahmawati
Tuesday, March 19, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment